Monday, October 29, 2018

Begini Cara Awasi Moncong Mobil Saat Berkendara di Jalan Sempit

Saat ini, desain kendaraan semakin memperhatikan faktor keamanannya dan dapat terlihat melalui evolusi bentuk mobil zaman dulu dibanding zaman sekarang yang sangat berbeda. Salah satunya di bagian interior yang mungkin tak terlalu Anda sadari.
Perhatikan bagian dashboard mobil baru yang cenderung lebih lebar ke dalam dengan tujuan untuk menjauhkan pengemudi serta penumpang dari kaca mobil. Bagian ini menjadi crumple zone yang dapat meminimalisir cedera akibat benturan dari depan akibat kecelakaan.
Tak hanya menjadi pendukung fitur keselamatan saja, desain ini memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dengan tingkat ergonomi yang lebih baik berkat posisi pedal yang jadi lebih dalam dengan posisi stir yang bisa lebih dekat.
Sayangnya, desain dashboard milik mobil keluaran baru ini bagi sebagian orang mengurangi tingkat kenyamanan. Bagi pengemudi yang terlanjur biasa dengan kendaraan lawas yang memungkinkan pengemudi melihat bagian kap mesin, dashboard mobil baru dinilai kurang nyaman.
Dengan kata lain, banyak orang yang mengalami kesulitan dalam memperkirakan dan mengetahui jarak depan mobil karena aplikasi dashboard pada mobil baru. Bagian kap mesin yang tidak terlihat tak jarang menyulitkan pergerakan di jalan sempit maupun mengantre di tol dan kemacetan.
Ada 2 tips yang dapat Anda coba untuk mengatasi masalah ini di mana pihak produsen sendiri juga sudah menyadari hal ini dan menerapkan beberapa fitur penyesuaian agar didapatkan kenyamanan dan keamanan maksimal. 
Salah satu cara untuk mengakali masalah ini yaitu dengan mengatur posisi jok pengemudi. Banyak produsen yang mendesain bangku pengemudi agar dapat disesuaikan tinggi rendahnya. Posisi duduk yang rendah akan memberikan rasa nyaman ketika berkendara di jalanan bebas hambatan.
Untuk jalanan sempit misalnya di perkotaan yang padat, dengan jalanan kecil yang tak jarang menuntut kemampuan bermanuver cepat sebaiknya Anda merubah posisi duduk agar lebih tinggi. Posisi yang lebih tinggi akan memungkinkan Anda untuk mengawasi jarak dengan lebih baik.
Tips yang kedua adalah dengan memanfaatkan pilar A yang didesain menjadi lebih besar pada mobil keluaran baru. Pilar A ini didesain lebih besar untuk alasan keamanan, sebab titik tumpu terkuat ketika terjadi kecelakaan umumnya ada pada pilar A ini.
Mobil produksi baru telah berubah untuk dapat mengatasi permasalahan ini, diantaranya dengan adanya kaca segitiga kecil (quarter glass) yang banyak terdapat pada mobil MPV dan SUV baru. Kaca segitiga kecil ini terletak diantara pilar A dan pintu (dekat spion).
Fasilitas ini bisa menjadi cara lain yang bisa Anda manfaatkan untuk memperkirakan jarak mobil Anda dan meningkatkan visibilitas saat berkendara di jalanan sempit agar kejadian yang tak diinginkan seperti terserempet dapat dihindari.
Itulah tadi 2 cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi masalah sulitnya memperkirakan jarak moncong mobil ketika melintasi jalanan sempit. Jangan lupa untuk mengasuransikan kendaraan mobil Anda sehingga bila terjadi kerusakan ataupun kerugian secara materil, Anda bisa mendapatkan pertanggung jawaban atas kerugian yang dialami.

No comments:

Post a Comment